Internet of Things, atau yang lebih sering kita kenal dengan singkatan IoT merupakan sebuah konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus.
Bagaimana sih cara kerja IoT? Cara Kerja Internet of Things yaitu dengan memanfaatkan sebuah argumentasi pemrograman yang dimana tiap-tiap perintah argumennya itu menghasilkan sebuah interaksi antara sesama mesin yang terhubung secara otomatis tanpa campur tangan manusia dan dalam jarak berapa pun.Internetlah yang menjadi penghubung di antara kedua interaksi mesin tersebut, sementara manusia hanya bertugas sebagai pengatur dan pengawas bekerjanya alat tersebut secara langsung.
Tantangan terbesar dalam mengkonfigurasi Internet of Things ialah menyusun jaringan komunikasinya sendiri, yang dimana jaringan tersebut sangatlah kompleks, dan memerlukan sistem keamanan yang ketat. Selain itu biaya yang mahal sering menjadi penyebab kegagalan yang berujung pada gagalnya produksi.
Beberapa contoh konkrit dari “wearable” yang mulai dipasarkan di dunia adalah : Google Glass, Google Nest, Nike Fit, dan Samsung Smart Watch. Tidak hanya wearables, Samsung juga mulai merambah dan mengembangkan teknologi IOT di bidang consumer appliances seperti : Smart Air Conditioner, Smart TV, Smart Refrigerator. Pada tahun 2017, menurut CEO Samsung, 90% dari semua produk Samsung akan berupa perangkat IOT, termasuk semua televisi dan perangkat mobile. Dua tahun berikutnya, semua produk Samsung akan siap dengan koneksi IOT. Kompetitor terdekat Samsung, yakni Apple pun memiliki upaya di bidang IOT dengan proyek Homekit, yang merupakan protokol pengontrol rumah pintar melalui sistem operasi iOS. Beberapa produk Apple tersebut antara lain iHome, Incipio, GridConnect, dan iDevices. Semua perangkat Apple Homekit tersebut akan dipasarkan dalam waktu dekat ini.
Definisi alternatif:
- Casagras (Coordination and support action for global RFID-related activities and standardisation) mendefinisakan Internet of Things, sebagai sebuah infrastruktur jaringan global, yang menghubungkan benda-benda fisik dan virtual melalui eksploitasi data capture dan kemampuan komunikasi. Infrastruktur terdiri dari jaringan yang telah ada dan internet berikut pengembangan jaringannya. Semua ini akan menawarkan identifikasi obyek, sensor dan kemampuan koneksi sebagai dasar untuk pengembangan layanan dan aplikasi ko-operatif yang independen. Ia juga ditandai dengan tingkat otonom data capture yang tinggi, event transfer, konektivitas jaringan dan interoperabilitas.
- SAP (Systeme, Anwendungen und Produkte) mendefinisikannya sbb: Dunia di mana benda-benda fisik diintegrasikan ke dalam jaringan informasi secara berkesinambungan, dan di mana benda-benda fisik tersebut berperan aktif dalam proses bisnis. Layanan yang tersedia berinteraksi dengan ‘obyek pintar’ melalui Internet, mencari dan mengubah status mereka sesuai dengan setiap informasi yang dikaitkan, disamping memperhatikan masalah privasi dan keamanan.
Dengan rencana dipasarkannya produk-produk consumer goods IOT dalam waktu dekat ini, dapat diperkirakan tahun 2015 merupakan tahun awal kebangkitan dari Internet of Things. Berdasarkan prediksi perusahaan IT terkenal Cisco, pada tahun 2020, akan ada 50 milyar alat-alat yang terhubung dengan Internet, termasuk 400 juta alat-alat tersebut adalah perangkat dalam kategori wearables. Maka bersiaplah untuk menyaksikan dan merasakan “new user experience” menggunakan perangkat berteknologi IOT dalam kehidupan anda.
Institut Pertanian Bogor:
ipb.ac.idBlog yang saya komentari:
1.Ari Firmansyahhttp://arie-worksheet.blogspot.co.id/2015/09/v-behaviorurldefaultvmlo.html?showComment=1442657073970#c1864792692504902359
2.Teguh Roby Cahyadi
http://www.infways.blogspot.co.id/2015/09/internet-of-things.html
3.Rizkah Ayu Softriana http://rizkasoftriana16.blogspot.co.id/2015/09/pengertian-iot-internet-of-things-atau.html

makasih banget yaaa gan infonya
BalasHapusNah, menurut anda bagamana sih perkembangan IOT di indonesia ?
BalasHapusApakah sudah maksimal ataukah belum ?
kalau belum bagaimana untuk memaksimalkannya ...
Trims.
nah, menurut anda bagaimanakah perkembangan IOT di indonesia saat ini ?
BalasHapusapakah sudah maksimal ataukah belum ?
kalau belum bagaimanakah cara memaksimalkannya ..
Trims.
Artikel yang sangat bagus dan juga bisa di mengerti dengan beberapa contoh gambar yang ada. Tapi saya ingin menambahkan mengenai cara kerja IoT, anda tidak menyebutkan bagaimana sesama device tersebut bisa terkoneksi, bukan hanya menggunakan internet tapi setiap benda harus memiliki sebuah IP Address. IP Address yang membuat benda tersebut bisa diperintahkan dari benda lain dalam jaringan yang sama.
BalasHapusTerima kasih ..
Terimakasi sodara yusuf artikel anda sangat bermanfaat bagi saya
BalasHapus